Resume Sistematika Penulisan Skripsi Mahasiswa/Mahasiswi PAI/FTIK IAIN PONTIANAK
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh...
Nama : Nurul Syahida
NIM : 11901332
Kelas : I/D
Makul : Bahasa Indonesia
Dosen Pengampu : Farninda Aditya, M.Pd
Jangan Pernah Putus Asa Jika Kita Mengalami Kegagalan Dalam Menggapai Cita Cita
Trus Maju, Berusaha Dan Berdo’a Untuk Memperbaiki Kegaalan Itu Jadikan Kegagalan Itu Sebagai Motivasi Untuk Memicu Diri Kita Agar Menjadi Lebih Baik
Jangan Pernah Berprasangka Yang Buruk Kepada Allah Jika Keinginan Kita Tidak Terpenuhi Karena Rencana Allah Lebih Baik Dari Pada Keinginan Kita
واستعينون ا بالصبروالصلا وانها لكبيرة الا على الخاشعين
Jadikanlah sabar dan dan sholat sebagai peolongmu dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusu’, ( Al-Baqarah QS 2:45 )
God’s Plan Is Better Then We Desire
Rencana Allah Lebih Baik Dari Pada Keinginan Kita
MARIANA, Kegiatan Ekstrakulikuler Keagamaan Di MTs Babusa’adalah Teluk Batang Tahun Pelajaran 2016/2017. Fakultas Tarbiah Dan Ilmu Keguruan ( FTIK ), Jurusan Pendidikan Agama Islam ( PAI ) Institut Agama Islam Negri ( IAIN ), 2017.
Latar belakang penelitian ini karena ada fenomena tentang kegiatan ekstrakulikuler keagamaan kegiatan itu merupakan kegiatan penting untuk melatih siswa belajar tentang agama dalam proses pelaksanaa ekstrakulikuler di sekolah. Tujuan dari penelitian iniadalah untuk untuk mengetahui : (1) jenis-jenis kegiatan ekstrakulikuler keagamaan di MTs Babusa’adah Teluk Batang Tahun Pelajaran 2016/2017. (2) Tujuan kegiatan ekstrakulikuler keagamaan di MTs Babusa’adah Teluk Batang Tahun Pelajaran 2016/2017. (3) Proses kegiatan ekstrakulikuler keagamaan di MTs Babusa’adah Teluk Batang Tahun Pelajaran 2016/2017.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut digunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber datanya adalah primer dan sekunder, yaitu : 1) Sumber primer adalah, Pembina kepala sekolah dan siswa, 2) sumber sekunder adalah dokumen-dokumen atau buku-buku yang berkaitan tentang ekstrakulikuler keagamaan. Dengan teknik pengumpulan data observasi langsung, wawancara dan dokumen. Melalui proses kerjanya reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan yang dipaparkan secara sistematis, factual dan senyata nyatanya.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa : 1) jenis-jenis kegiatan yang dilakukanada tadarus Qur’an, Muhadarah, praktek wudhu dan praktek sholat yang dilaksanakan agar sesuai dengan materi tentang tadarus Qur’an, muhadarah, praktek wudhu, praktek sholat, dengan tujuan dan manfaatnya untuk menjadikan siswa dapat membaca Al-Quran dengan bai, bias melaksanakan shalat serta dapat mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. 2) Tujuan kegiatan ekstrakulikuler kegiatan keagamaan untuk meneruskan generasi Islam diIndonesia dalam kemajuan di MTs Babusa’adah yang dilaksanakan berjangka satu bulan lima kali pelaksanaanya disesuaikan dengan kesepakatan antara Pembina dan siswa serta untuk menabah pengetahuan tentang agama. 3) proses kegiatan ekstrakulikuler keagaan terdiri dari yang pertama kegiatan tadarus Qur’an yang diawali dengan membaca do’a, siswa mengambil Al-Qur’an, membaca Al-Qur’an, menyetor hafalan juz Amma, yang diakhiri dengan hamdalah, selajutnya kegiatan muhadarah dilaksanakan diruangan kelas langkah awal MC menyampaikan susunan acara, siswa yang lain mendengarkan, bertanya hingga selesai dengan melapaskan hamdalah, selanjutnya praktek wudhu dilaksanakan disamping masjid Babussa’adah diawali dengan semua siswa bersiap-siap untuk mengambil air wudhu secara bergantian hingga selesai, kemudian praktek shalat dilaksanakan dalam masjid terkadang biasanya didalam ruangan kelas, bagi perempuan menggunakan mukennah sedangkan yang laki menggunakn sarung hingga selesai.
Kata Kunci : Kegiatan Ekstrakulikuler Keagamaan
ABSTRAK
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang
Fokus Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
KEGIATAN EKSTRAKULIKULERKEAGAMAAN
Penelitian trdahulu
Kegiatan Ekstrakulikuler Keagamaan
Pengertian Ekstrakulikuler
Pengertian keagamaan
Jenis-jenis Kegiatan ekstrakulikuler keagamaan
Proses Kegiatan Ekstrakulikuler
BAB III METODE PENELITIAN
Metode dan Pendekatan Penelitian
Setting Penelitian
Teknik dan alat pengumpulan data
Sumber Data
Teknik Alanalisa Data
Uji Keabsahan Data
BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Lokasi Penelitian
Paparan Data dan Hasil PenelitianTemuan Penelitian
Pembahasan
BAB V PENUTUP
Kesimpulan
Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
2. Menurut Moh. Uzer Usman dan Lilis Setia Wati, ( 1993 : 22 ) dalam Fitriani ( 2015 : 22 ) kegiatan ekstrakulikuler merupakan kegiatan yang dilakukan diluar jam pelajaran tatap muka baik dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah dengan maksud untuk lebih memerluas dan memperkaya wawasan pengetahuan dan kemampuan yang telah dimiliki nya dari berbagai bidang.
3. Menurut Abdul Rachman Shaleh ( 2005 : 170 ) didalam pengembangan kegiatan ekstrakurikuler perlu diciptakan suasana atau situasi yang kondusif yaitu terwujudnya situasi penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar, dan suasana pergaulan dilingkungan sekolah.
4. Menurut Suryo Subroto ( 2009 : 128-129 ) dalam Fitriani ( 2015 : 128-129 ) kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan diluar ketentuan kurikulum yang berlaku, akan tetapi bersifat paedagogis dan menjunjung pendidikan dalam rangka ketercapaian tujuan sekolah.
5. Menurut Zakiah daradjat, dkk ( 2004 : 139 ) kegiatan agama adalah berkaitan erat di kehidupan lain bisa masuk surga dan terhindar dari neraka, meringankan beban penderitaan arwah di tempat pencucian dosa dan memperoleh jaminan untuk memperoleh kegiatan kehidupan yang paling tinggi.
6. Menurut Arifin (1:1986) keagamaan berasal dari dua kata dasar “ agama “ yang mendapat awalan ke dan akhiran an yang berarti dapat dipercaya. Jadi, agama adalah ajaran atau Wahyu Tuhan yang sendirinya tidak dapat dikategorikan sebagai kebudayaan agama, yang merupakan bagian dari problematika pengkaji agama secara ilmiah
7. Menurut Adeng Mochtar Gazali ( 23 : 2004 ) agama berasal dari Sansekerta yang berarti tidak, dan Gamma yang berati kacau dengan demikian agama berarti tatanan atau aturan yang mencegah kekacauan dalam hidup manusia.
8. Menurut Joesef sou' yb ( 397 : 1983 ) agama adalah suatu Wahyu ( tevealed religion yang disampaikan oleh Nabi Muhammad ( 570 – 632 M ) di semenanjung Saudi Arabia pada awal abad ke 7 Masehi, didalam masa dua puluh tiga ratus ( 610-632 )
9. Menurut sayuthi Ali ( 2002 : 73 ) secara umum agama dapat didefinisikan sebagai seperangkat aturan yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan antar manusia, dan hubungan antara manusia dengan lingkungan nya.
10. Menurut Bustanudin Agus ( 2006 : 147 ) tujuan agama untuk menjelaskan apa dan bagaimana kehidupan beragama sama-sama untuk menarik kesimpulan dan fenomena kehidupan beragama.
1. Muhaimin dkk. (2008). pengembangan model KTSP pada sekolah dan madrasah. Jakarta: Ar-Ruzz.
2. Moh. User Usman Lilis Setiawan. (1993). Upaya optimalisasi kegiatan belajar mengajar. Bandung : Remaja Rosdakarya.
3. Abdul Rachman Shaleh. (2005). Pendidikan agama dan pengembangan watak bangsa. Jakarta : PT.Raja Grafindo Persada.
4. Suryosubroto. ( 2009 ). Proses belajar mengajar di sekolah. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
5. Zakiah Daradjat dkk. (2004). Metodik khusus pengajaran. Jakarta : PT Bumi Aksara.
6. Arifin. ( 1986 ). menguak misteri ajaran Agama-agama. Jakarta : PT. Golden Terayon Pers.
7. Adeng Muchtar Ghazali. (2004). Agama dan keberagaman. Bandung : CV Pustaka Setia.
8. Joesef Sou' yb. (1983). Agama-agama besar di dunia. Jakarta : PT. Husna Zikra.
9. Sayuthi Ali. (2002). Metode penelitian agama. Jakarta : PT. Raja Grafinda persada.
10. Bustanudin Agus. (2006). Agama Islam kehidupan manusia Jakarta : PT. Raja Grafinda persada.
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh...
Nama : Nurul Syahida
NIM : 11901332
Kelas : I/D
Makul : Bahasa Indonesia
Dosen Pengampu : Farninda Aditya, M.Pd
KEGIATAN EKSTRAKULIKULER KEAGAMAAN DI MTs BABUSSA’ADAH TELUK BATANG TAHUN PELAJARAN 2017/2018
OLEH MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ( PAI )
IAIN PONTIANAK TAHUN AKADEMIK 2017/2018
SKRIPSI
OLEH :
MARIANA
NIM. 1131110098
MOTTO :
بسم االله االرحمن الرحيمJangan Pernah Putus Asa Jika Kita Mengalami Kegagalan Dalam Menggapai Cita Cita
Trus Maju, Berusaha Dan Berdo’a Untuk Memperbaiki Kegaalan Itu Jadikan Kegagalan Itu Sebagai Motivasi Untuk Memicu Diri Kita Agar Menjadi Lebih Baik
Jangan Pernah Berprasangka Yang Buruk Kepada Allah Jika Keinginan Kita Tidak Terpenuhi Karena Rencana Allah Lebih Baik Dari Pada Keinginan Kita
واستعينون ا بالصبروالصلا وانها لكبيرة الا على الخاشعين
Jadikanlah sabar dan dan sholat sebagai peolongmu dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusu’, ( Al-Baqarah QS 2:45 )
God’s Plan Is Better Then We Desire
Rencana Allah Lebih Baik Dari Pada Keinginan Kita
ABSTRAK
MARIANA, Kegiatan Ekstrakulikuler Keagamaan Di MTs Babusa’adalah Teluk Batang Tahun Pelajaran 2016/2017. Fakultas Tarbiah Dan Ilmu Keguruan ( FTIK ), Jurusan Pendidikan Agama Islam ( PAI ) Institut Agama Islam Negri ( IAIN ), 2017.
Latar belakang penelitian ini karena ada fenomena tentang kegiatan ekstrakulikuler keagamaan kegiatan itu merupakan kegiatan penting untuk melatih siswa belajar tentang agama dalam proses pelaksanaa ekstrakulikuler di sekolah. Tujuan dari penelitian iniadalah untuk untuk mengetahui : (1) jenis-jenis kegiatan ekstrakulikuler keagamaan di MTs Babusa’adah Teluk Batang Tahun Pelajaran 2016/2017. (2) Tujuan kegiatan ekstrakulikuler keagamaan di MTs Babusa’adah Teluk Batang Tahun Pelajaran 2016/2017. (3) Proses kegiatan ekstrakulikuler keagamaan di MTs Babusa’adah Teluk Batang Tahun Pelajaran 2016/2017.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut digunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber datanya adalah primer dan sekunder, yaitu : 1) Sumber primer adalah, Pembina kepala sekolah dan siswa, 2) sumber sekunder adalah dokumen-dokumen atau buku-buku yang berkaitan tentang ekstrakulikuler keagamaan. Dengan teknik pengumpulan data observasi langsung, wawancara dan dokumen. Melalui proses kerjanya reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan yang dipaparkan secara sistematis, factual dan senyata nyatanya.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa : 1) jenis-jenis kegiatan yang dilakukanada tadarus Qur’an, Muhadarah, praktek wudhu dan praktek sholat yang dilaksanakan agar sesuai dengan materi tentang tadarus Qur’an, muhadarah, praktek wudhu, praktek sholat, dengan tujuan dan manfaatnya untuk menjadikan siswa dapat membaca Al-Quran dengan bai, bias melaksanakan shalat serta dapat mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. 2) Tujuan kegiatan ekstrakulikuler kegiatan keagamaan untuk meneruskan generasi Islam diIndonesia dalam kemajuan di MTs Babusa’adah yang dilaksanakan berjangka satu bulan lima kali pelaksanaanya disesuaikan dengan kesepakatan antara Pembina dan siswa serta untuk menabah pengetahuan tentang agama. 3) proses kegiatan ekstrakulikuler keagaan terdiri dari yang pertama kegiatan tadarus Qur’an yang diawali dengan membaca do’a, siswa mengambil Al-Qur’an, membaca Al-Qur’an, menyetor hafalan juz Amma, yang diakhiri dengan hamdalah, selajutnya kegiatan muhadarah dilaksanakan diruangan kelas langkah awal MC menyampaikan susunan acara, siswa yang lain mendengarkan, bertanya hingga selesai dengan melapaskan hamdalah, selanjutnya praktek wudhu dilaksanakan disamping masjid Babussa’adah diawali dengan semua siswa bersiap-siap untuk mengambil air wudhu secara bergantian hingga selesai, kemudian praktek shalat dilaksanakan dalam masjid terkadang biasanya didalam ruangan kelas, bagi perempuan menggunakan mukennah sedangkan yang laki menggunakn sarung hingga selesai.
Kata Kunci : Kegiatan Ekstrakulikuler Keagamaan
DAFTAR ISI
ABSTRAK
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang
Fokus Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
KEGIATAN EKSTRAKULIKULERKEAGAMAAN
Penelitian trdahulu
Kegiatan Ekstrakulikuler Keagamaan
Pengertian Ekstrakulikuler
Pengertian keagamaan
Jenis-jenis Kegiatan ekstrakulikuler keagamaan
Proses Kegiatan Ekstrakulikuler
BAB III METODE PENELITIAN
Metode dan Pendekatan Penelitian
Setting Penelitian
Teknik dan alat pengumpulan data
Sumber Data
Teknik Alanalisa Data
Uji Keabsahan Data
BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Lokasi Penelitian
Paparan Data dan Hasil PenelitianTemuan Penelitian
Pembahasan
BAB V PENUTUP
Kesimpulan
Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Kutipan :
1. Menurut Muhaimin, dkk (2008:74) kegiatan ekstrakulikuler adalah kegiatan pendidikan diluar mata pelajaran dan pelayanan koseling untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, minat bakat melalui kegiatan secara khusus diselenggarakan oleh pendidikan atau tenaga pendidikan yang berkemampuan atau berkewenangan di sekolahmadrasah2. Menurut Moh. Uzer Usman dan Lilis Setia Wati, ( 1993 : 22 ) dalam Fitriani ( 2015 : 22 ) kegiatan ekstrakulikuler merupakan kegiatan yang dilakukan diluar jam pelajaran tatap muka baik dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah dengan maksud untuk lebih memerluas dan memperkaya wawasan pengetahuan dan kemampuan yang telah dimiliki nya dari berbagai bidang.
3. Menurut Abdul Rachman Shaleh ( 2005 : 170 ) didalam pengembangan kegiatan ekstrakurikuler perlu diciptakan suasana atau situasi yang kondusif yaitu terwujudnya situasi penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar, dan suasana pergaulan dilingkungan sekolah.
4. Menurut Suryo Subroto ( 2009 : 128-129 ) dalam Fitriani ( 2015 : 128-129 ) kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan diluar ketentuan kurikulum yang berlaku, akan tetapi bersifat paedagogis dan menjunjung pendidikan dalam rangka ketercapaian tujuan sekolah.
5. Menurut Zakiah daradjat, dkk ( 2004 : 139 ) kegiatan agama adalah berkaitan erat di kehidupan lain bisa masuk surga dan terhindar dari neraka, meringankan beban penderitaan arwah di tempat pencucian dosa dan memperoleh jaminan untuk memperoleh kegiatan kehidupan yang paling tinggi.
6. Menurut Arifin (1:1986) keagamaan berasal dari dua kata dasar “ agama “ yang mendapat awalan ke dan akhiran an yang berarti dapat dipercaya. Jadi, agama adalah ajaran atau Wahyu Tuhan yang sendirinya tidak dapat dikategorikan sebagai kebudayaan agama, yang merupakan bagian dari problematika pengkaji agama secara ilmiah
7. Menurut Adeng Mochtar Gazali ( 23 : 2004 ) agama berasal dari Sansekerta yang berarti tidak, dan Gamma yang berati kacau dengan demikian agama berarti tatanan atau aturan yang mencegah kekacauan dalam hidup manusia.
8. Menurut Joesef sou' yb ( 397 : 1983 ) agama adalah suatu Wahyu ( tevealed religion yang disampaikan oleh Nabi Muhammad ( 570 – 632 M ) di semenanjung Saudi Arabia pada awal abad ke 7 Masehi, didalam masa dua puluh tiga ratus ( 610-632 )
9. Menurut sayuthi Ali ( 2002 : 73 ) secara umum agama dapat didefinisikan sebagai seperangkat aturan yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan antar manusia, dan hubungan antara manusia dengan lingkungan nya.
10. Menurut Bustanudin Agus ( 2006 : 147 ) tujuan agama untuk menjelaskan apa dan bagaimana kehidupan beragama sama-sama untuk menarik kesimpulan dan fenomena kehidupan beragama.
DAFTAR PUSTAKA
1. Muhaimin dkk. (2008). pengembangan model KTSP pada sekolah dan madrasah. Jakarta: Ar-Ruzz.
2. Moh. User Usman Lilis Setiawan. (1993). Upaya optimalisasi kegiatan belajar mengajar. Bandung : Remaja Rosdakarya.
3. Abdul Rachman Shaleh. (2005). Pendidikan agama dan pengembangan watak bangsa. Jakarta : PT.Raja Grafindo Persada.
4. Suryosubroto. ( 2009 ). Proses belajar mengajar di sekolah. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
5. Zakiah Daradjat dkk. (2004). Metodik khusus pengajaran. Jakarta : PT Bumi Aksara.
6. Arifin. ( 1986 ). menguak misteri ajaran Agama-agama. Jakarta : PT. Golden Terayon Pers.
7. Adeng Muchtar Ghazali. (2004). Agama dan keberagaman. Bandung : CV Pustaka Setia.
8. Joesef Sou' yb. (1983). Agama-agama besar di dunia. Jakarta : PT. Husna Zikra.
9. Sayuthi Ali. (2002). Metode penelitian agama. Jakarta : PT. Raja Grafinda persada.
10. Bustanudin Agus. (2006). Agama Islam kehidupan manusia Jakarta : PT. Raja Grafinda persada.
Dokumentasi











Komentar
Posting Komentar